Tampil cantik dengan make up

Makeup memang identik dengan wanita, tapi postingan ini boleh dibaca pria 😀

Sepanjang yang saya temui yang namanya wanita pasti mau dan senang sekali bila dipuji kecantikannya. Terlebih jika mendapat pujian dari lawan jenisnya. Makanya tidak heran jika banyak wanita yang berupaya mempercantik dirinya dengan berbagai macam cara. Beberapa hasilnya memuaskan, tapi di sisi lain ada pula yang hasilnya biasa saja. Bahkan cenderung merusak kecantikan aslinya.

Make up difungsikan untuk mempercantik sesuatu seperti arti per katanya sendiri yaitu membuat tinggi/ mempertinggi suatu kedudukan yang dalam konteks ini adalah kecantikan. Meski sudah tau fungsinya secara keseluruhan, tak sedikit wanita yang tidak bisa memfungsikannya dengan baik. Akibat dari ketidak mampuan mengelola fungsi itu maka hasilnya juga tidak seperti yang diharapkan. Bukan mempercantik diri tetapi justru memperburuk kecantikan.

Ingin cantik namun terkesan norak, itulah kesan saya pada beberapa wanita yang saya jumpai siang ini. Saya ingin tertawa, namun sebenarnya saya kasihan. Soalnya saya pernah mendengar kabar bahwa kewajiban ber-makeup tebal adalah tuntutan di tempat mereka bekerja. Jika mereka tampak lebih cantik, pengunjung atau komsumen akan bertambah, begitulah alasan yang pernah saya dengar waktu itu. Untuk itu saya mencoba mengerti peran wanita-wanita itu. Sayangnya wanita-wanita ini membiarkan wajah cantiknya rusak oleh make up atas kesalahannya sendiri.

Saya hanya bisa senyum-senyum ketika melihat wanita muda di depan saya. Rambut wanita ini lurus hasil dari rebonding yang sudah hampir habis masanya (lurus dipaksakan, tampak seperti sapu ijuk). Matanya yang beberapa saat menatap saya bukan lagi matanya yang sesungguhnya melainkan lensa kontak yang sangat tidak sesuai dengan dirinya. Warnanya hitam kebiruan. Masih pula dibingkai dengan bulu mata palsu yang diberi banyak maskara lalu diberi eye liner cair yang cara pemolesannya tidak halus. Cairan eye liner itu tampak luntur terkena keringat yang mulai bermunculan seiring panasnya udara di Jakarta siang ini. Jangan bertanya lagi dengan wajahnya, setumpuk bedak tebal dengan blash on merah muda melekat di sana bak pemain pantomim di acara sirkus. Kalau di Jogja mba ini pasti sudah dicengin “bisa dipakai buat menanam jagung”, kalau di Jakarta “buka dulu topengmu”

Cantik tak harus lebay. Cowok-cowok ganteng di luar sana juga senang berkencan dengan gadis anggun yang tidak neko-neko. Alangkah serasinya jika pria yang memesona bersanding dengan gadis yang anggun dalam sebuah candlelight dinner. Sebuah kecantikan dari seorang wanita memang penuh rahasia, inilah rahasianya…

Pertama, jika ingin tampil cantik, pastikan make up yang kamu gunakan sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu para wanita suka menggunakan bedak, gunakanlah secukupnya. Supaya bedakmu tidak mengganggu kecantikan alamimu, gunakan bedak natural yang sesuai dengan warna kulitmu. Cara menggunakannya, bersihkan dulu muka yang mau dirias. Lalu oleskan pelembab wajah agar wajah tidak kering, setelah itu baru sapukan bedak perlahan sehingga hasilnya tipis. Kalau saya, karena sudah dianugerahi kulit putih maka jarang sekali pakai bedak, hanya beberapa perawatan kulit agar tidak berjerawat.

Ke dua, untuk bibir. Sebagai tambahan informasi, berdasarkan sejarah ternyata orang Mesopotamia-lah yang menemukan lipstick yang diadopsi seperti yang kita gunakan sekarang. Karena bibir saya sudah tercipta dengan warna merah kejinggaan, saya lebih suka memakai pelembab bibir. Untuk beberapa tampilan memang saya menggunakan lipstick dengan warna alami seperti jingga dan merah muda. Nah kalau kamu memiliki kulit coklat/ coklat tua, kamu sangat cocok dengan warna merah muda. Warna merah muda akan membuatmu tampak segar.

Ke tiga, untuk masalah rambut tentu kamu harus menyesuaikan dengan acara yang kamu hadiri. Jangan sampai ketika ikut climbing rambutmu kamu urai sembarangan. Itu akan membahayakan keselamatanmu.

Kalau mata, jujur saya tidak suka dicolok-colok dengan alat lukis meskipun saya suka tampilan matanya Avril Lavigne 😀 Apalagi sampai saya harus menutup bola mata coklat cantik ini dengan mata kucing. Sungguh, menatap dunia dengan mata sendiri merupakan anugerah yang tak tergantikan.

Catatan khusus yang paling penting : Jangan lupa bersihkan wajahmu rutin setiap wajahmu sudah mulai gatal atau berminyak. Gatal tanda tungau dan kuman sudah asyik bekerja di kulitmu. Dan lagi, wanita harus rajin memperhatikan diri. Jangan sampai engga mandi.

Nah, mudah kan sebenarnya tampil cantik ala Tina Latief? Style masing-masing wanita memang berbeda-beda. Dengan banyak tau resep kecantikan yang beragam semoga tulisan ini bisa menambah wawasan. Ngomong-ngomong, memang tampang si penulis ini mana sih kok sok kecantikan banget. This is me.. 😀

Tebak saya yang mana? :D

Tebak saya yang mana? 😀

Ini ada lagi.. 😀

Nah, cewek-cewek ini cantik dan anggun kan.. :D

Nah, cewek-cewek ini cantik dan anggun kan.. 😀

Bagaimana? Cantik alami itu memang memesona kan? Ya engga Beib? 😀

Advertisements

20 thoughts on “Tampil cantik dengan make up

  1. Harmony Magazine

    Make up yang tebel malah aneh menurutku. Saya sendiri sudah mengkampanyekan kepada teman-teman cowok bahwa wanita dengan make up tebal itu aslinya ga cantik. Wanita yang cantik itu bisa dilihat ketika bangun tidur atau habis mandi, alias tanpa make up. 🙂

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      betul sekali mas, wanita yang cantik akan terlihat asliinya ketika bangun tidur. Ya, dikampanyekan saja supaya cowok juga tidak tertipu dengan penampilan luar yang menor itu.

      Like

      Reply
  2. vicky

    Alhamdulillah komennya tadi berhasil..

    kalo saya mbak, lebih suka wanita yang Make upnya enggak tebel-bebel, minimalis tapi udah manis. apalagi kalo dasarnya udah cantik tanpa make up seperti mbak Tina ini, bisa hemat biaya make up… asyik….

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      betul mas, saya sebagai wanita saja suka yang minimalis, hasilnya cantik alami. Ketika sudah pakai make up rasanya berat, makanya lebih suka alami saja, ringan di wajah.. 🙂

      Like

      Reply
  3. Okto

    saya setuju dengan gunakan make-up secukupnya, tapi kalo memang tuntutan pekerjaan ya ngga papa kayanya, Tapi saya lebih suka wanita yang tanpa make-up 🙂

    Like

    Reply
  4. ceritabudi

    Heee sudah pasti langsung tahu yang mana si tina ini heee…Cantik alami itu memberikan arti yang berbeda, oya ngomong2 soal lensa (ngerumpi dulu yach) saya pernah kaget, ketika hendak mengambil gambar seorang wanita, setelah membacakan identitas bla..bla..bla, giliran ambil gambar, saya tersentak, maaf si cewek pakai lensa yang menurut saya cukup membuat jantung saya menciut heeee…bukan tambah cantik tapi…..

    Pemilihan asesoris juga sangat mendukung mbak yach, jangan karena ikut trend, lupa dengan potensi diri sendiri 🙂

    Like

    Reply
  5. Yusuf Abdac

    Saya selalu ingin istri saya tampil cantik. Salah satunya tentu saja dengan make-up. Apalagi wajah istri saya termasuk wajah yang kering, sehingga make-up bisa bantu melembabkan. Make-up itu penting bagi kehidupan berumah tangga saya. Oleh karena itu saya tidak pernah memprotes istri saya untuk urusan salon, make up, aerobic dan sebagainya.

    Satu hal yang selalu saya tekankan buat istri saya : “Pilihlah warna natural, jangan sampai make up merubah struktur dan warna wajahmu yang sebenarnya. Karena yang kunikahi adalah wanita di balik make up itu dan bukan bedak tebal dan merah merona sebatang lipstick.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s