Pelayanan pembayaran bimbel kurang efektif

Dua kali totalnya saya gagal melakukan transaksi via Mandiri card di tempat bimbingan belajar yang saya ikuti. Pertama, dulu belum disediakan pelayanan via kartu kredit. Kedua, kali ini alat dan operator tidak mendukung. Saya tidak bisa melakukan pembayaran melalui Mandiri card karena mesin gesek yang satu ini berkali-kali putus koneksi dengan listrik. 

Hari ini saya kembali mendaftar di tempat bimbel yang sama dengan tahun lalu, sebut saja bimbel N. Sebagai tempat bimbingan belajar terkenal yang sudah memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia tentunya sudah banyak klien-klien yang menggunakan jasanya untuk belajar. Selain itu, untuk mengikuti program belajar di sini harus merogoh saku yang lumayan merepotkan jika dibayarkan dalam bentuk uang tunai.

Tahun lalu  saya sudah usul dengan sekertariat yang mengurusi bagian administrasi supaya menambahkan atribut kelengkapan administrasi supaya konsumen mudah melakukan transaksi. Pasalnya sangat tidak nyaman membayarkan setumpuk uang kepada mba admin yang melayani puluhan pendaftar. Belum lagi kemampuan mengoperasikan komputer yang lambat juga memperlambat arus pembayaran.

Tahun ini agaknya saya harus nurut dengan instruksi mba admin untuk mengikuti langkah-langkah pembayaran yang semestinya dilakukan oleh pendaftar. Langkah-langkahnya, pertama saya harus mengisi blangko pendaftaran terlebih dahulu. Lalu saya menunggu data dimasukkan ke data base untuk mencetak kartu tanda peserta.

Setelah saya mendapat kartu, tentu saja saya harus membayar biaya dministrasinya. Tetapi… “Mba, terus kalau engga bisa gini saya harus cari Mandiri dulu dong, dimana yang ada Mandiri?” tanya saya kepada petugas administrasinya.

“Oh ada, mba masuk saja ke rumah sakit di depan sana. Nah cari unit gawat daruratnya. Di sana ada ATM Mandiri.” katanya seraya tersenyum. Kesimpulannya saya harus masuk ke UGD sebelum bisa belajar dengan nyaman. Ya sudah saya pulang dulu saja, besok baru kembali lagi…

Advertisements

25 thoughts on “Pelayanan pembayaran bimbel kurang efektif

  1. yos

    kapan ya saya punya kartu kredit, hehehee
    ngomong fonttulisan di blognya teralau tipis dan kecil ya kak, agagk sedikit susah ketika mencoba membaca tiap postinganya

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      iya mas, benar-benar menyebalkan. Tapi mudah-mudahan dengan jalan ini saya bia masuk Ui. Yuk aminin bareng-bareng. Aminnnn

      Like

      Reply
      1. Harmony Magazine

        Amin (pendek semua) = Aman/Tenteram
        Amiin (alif pendek) = Jujur/terpercaya
        Aamin (mim pendek) = Meminta perlindungan
        Aamiin (alif dan mim panjang) = Ya Tuhan kabulkanlah do’a kami.

        Coba deh tanya teman atau tetangga yang pernah nyantri atau ngerti bahasa arab. 🙂

        Like

      2. Tina Latief Post author

        wah keren, nambah ilmu ini saya..
        maklum dulu sering bolos ngaji kalau gurunya yang disuka engga berangkat..
        makasih mas…

        Like

    1. Tina Latief Post author

      betul sekali bunda, banyak cara yang mudah untuk melakukan transaksi sekarang. Kenapa yang sudah mudah dipersulit?

      Like

      Reply
  2. SlameTux

    Hmmm ngomong-ngomong soal Kartu Kredit, jadi kepengen juga punya kartu kredit.
    Tetap semangat ya Rumput… Mudah-mudahan bisa keterima di UI. Amin Ya Rab…

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      hahaha, betul mas, pasti semuanya sudah jadi dokter yah *orang jawa bilang pintar itu diibaratkan dokter

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s