Jamaah pengajian di masjid sepi

people listening to the speech

suasana pengajian di masjid Hubbul Wathon

Selama ini kebanyakan orang berangapan, bagi yang tidak suka datang ke acara ceramah atau pengajian pasti dianggap tidak suka mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa alias malas. Mungkin saja faktor malas mendengarkan ceramah itu benar.

Di zaman Jahiliyah, sumber yang cerdas dan melek agama hanya ada satu yaitu khalifah/pemimpin mereka yang dapat dijadikan sebagai panutan. Itulah mengapa jamaah masjid banyak yang berduyun-duyun menghadiri acara pengajian atau sekedar ceramah sangat banyak peminatnya. Tanpa diundang, mereka pun akan datang dengan semangat ingin segera tau kajian selanjutnya.

Mungkin inilah bedanya. Sekarang sudah banyak orang yang cerdas dan memiliki ilmu agama. Tak heran acara pengajian atau sekedar ceramah tidak banyak pengikutnya. Untuk apa datang kalau sebelum ceramah saja kita sudah bisa menebak apa yang ingin dikatakan sang ustaz. Maklum bisa di follow di Twitter. Lagipula kan sudah banyak sarjana ilmu agama yang bertebaran dimana-mana. Diberi undanganpun pasti jarang yang berangkat. Kan sudah diajarkan di kampus, paling-paling dihimbau untuk tidak miras. Dan lagi, yang ceramah teman sekampus dulu yang IPK-nya dibawahnya.

Jadinya malas.

Mungkin saja begitu, menurutmu?

Advertisements

12 thoughts on “Jamaah pengajian di masjid sepi

  1. elfarizi

    Baru berkunjung ke Mbak Tina lagi nih ๐Ÿ˜€

    Di tempat saya, yang malas gak lebih baik kok dari yang suka datang ke masjid … masalah hati itu, masalah hidayah … masalah chemistry …

    Like

    Reply
  2. loewyi

    hm…. jemaah shalat jum’at pun sekarang sudah menurun kapasitasnya dari pada dulu. kalo dulu keseringan gak cukup tempatnya, lah sekarang masih ada lebih ruangan.

    Like

    Reply
  3. jarwadi

    sekarang ada banyak pilihan untuk memperdalam ilmu agama kita, bisa itu buku, media audio visual, internet (web/blog/streaming), radio, tv dan lain lain. orang bisa menyesuaikan mana media yang dianggap tepat bagi mereka. bisa saja yang datang ke pengajian secara fisik sedikit, tetapi ada pengikut pengajian yang me-live tweet, atau kemudian mempostingnya di blog, dll

    sedikit catatan: apa yang disebut jaman jahiliyah adalah sebelum kedatangan Islam, sebelum datang Muhammad. Mulai jaman Khilafah sudah tidak disebut jaman jahiliyah. Di jalam Khilafah lah muncul cendekiawan yang dasar ilmunya dipakai sampai sekarang, di berbagai bidang, baik matematik, fisika, medis, dsb ๐Ÿ™‚

    Like

    Reply
  4. Evi

    Sekalipun orang pintar sdh ada dimana2 mengikuti ceramaj tetap penting Tin. Faktor silaturahimnya kan gak bisa digantikan oleh ceramah virtual. Kita makhluk sosial lho, bukan makhluk virtual. Dan makhluk sosial itu berinteraksi di darat haha..

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      sayangnnya banyak pilihan untuk belajar dan mendengarkan bunda, seperti agamis yang selalu posting tentang agama dan segala larangannya. Mau baca saja atau mendengarkan di masjid atau media sama saja bukan. Hanya saja itu tergantung kepada pilihan.. ๐Ÿ˜€

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      loh setau saya kalau semakin sedikit yang ke masjid maka akan segera kiamat..
      itu yang dikatakan kebanyakan teman-teman saya sih..

      Like

      Reply
  5. SlameTux

    Hmm kalo menurutku sech dengan dipermudahnya media informasi mengenai agama, jadi hal itulah yang membuat keMALASan orang untuk pergi ke Masjid. dan dari kemudahan tersebutlah, terkadang sampai malas juga untuk mengakses media informasi seperti itu. Sebenarnya kembali lagi kepada kesadaran orangnya, meskipun banyak media informasi yang bisa diakses, seharusnya masjid tetap menjadi tempat yang utama untuk mendapatkan informasi tersebut. ๐Ÿ™‚

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s