Jakarta kembali diguyur hujan deras

Jakarta kembali diguyur hujan.

Hujan deras sore ini merupakan jawaban atas keluhan dari sejumlah warga, termasuk saya sendiri, mengenai panasnya Jakarta yang terjadi selama 4 hari berturut-turut setelah sebelunya tidak pernah turun hujan lagi. Selama 4 hari kemarin, berdasarkan indera perasa saya, suhu Jakarta meningkat drastis dibandingkan hari-hari sebelumnya yang cenderung normal (normal Jakarta).  Mendidih sepertinya mewakili keadaan selama 4 hari itu. Saya memang tidak membaca ramalan cuaca secara langsung, namun termometer di kamar saya menunjukkan perubahan suhu beberapa derajat Celcius.

Sampai saat saya menuliskan postingan ini, hujan masih saja turun dengan derasnya, petir masih membahana di langit lepas. Seakan selama 4 hari itu langit menahan hujan, menunggu waktu yang tepat agar hujan bisa diturunkan. Hingga sekarang tiba waktunya, Jakarta kembali hujan dengan derasnya. Air turun tak terbendung, membasahi gedung-gedung bertingkat di Jakarta yang memanas, membasahi daun-daun kering yang rindu air segar serta membasahi jalanan yang panas akibat banyaknya kendaraan yang berlalu-lalang. Air hujan kali ini juga membuat selokan terisi penuh oleh air. Seperti yang saya lihat sepulang tadi…

Parit dipenuhi sampah yang menumpuk berminggu-minggu lamanya

Parit dipenuhi sampah yang menumpuk berminggu-minggu lamanya

Karena parit tertutup sampah, air mengalir tidak pada tempatnya. Akibatnya air membanjiri jalanan yang dilalui pejalan kaki.

Mungkin hujan deras sore ini bermaksud membuka aib masyarakat sekaligus menunjukkan bagaimana yang benar dan bagaimana yang salah. Seakan ini menunjukkan gaya hidup masyarakat yang suka menutupi sebuah masalah.
When the people get blind for something true, nature will teach us how to do something true. Nature shows the right direction.

Advertisements

13 thoughts on “Jakarta kembali diguyur hujan deras

  1. Jurnal Transformasi

    Hujan akan menurunkan suhu Jakarta yg sumpek. Hujan mendatangkan kesegaran bahkan sampai ke jiwa. Namun melihat sampah ditepi jalan itu tak membuat hujan terasa nyaman. Kita kuatir got bakalan mampet dan banjirpun datang..

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      tadi sore saya lewat jalan itu lagi mas, dan sampah itu sudah raib entah kemana. Mungkin saja pak RT sudah baca postingan saya. Jadi mau bergerak juga.. 😀

      Like

      Reply
  2. Fakry Naras Wahidi

    akhir2 ini hujan deras selalu membuat jakarta jadi banjir
    padahal selokan ada
    tetapi ujung dari selokan (danau) tidak ada.

    secara danaunya sudah berubah menjadi bangunan semua
    jadi kalau banjir iya maklum.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s