Tidur nyenyak, sebuah kemenangan tanpa syarat

Beberapa minggu sebelumnya tidur nyenyak seakan lenyap dari daftar hal yang menyenangkan dalam hidup saya. Padahal saya bukan boss besar yang memiliki setumpuk pekerjaan yang belum selesai.

Setelah pengumuman SNMPTN seharusnya saya bisa tidur nyenyak, namun lagi-lagi pikiran saya masih diganggu banyak hal yang membuat saya tidak bisa tidur nyenyak. Berkas-berkas masih belum beres, jadwal belum pasti, registrasi belum beres, radang tenggorokan masih menggila, ditambah internet ngadat. Beberapa menit listrik sempat ย on-off dan justru off disaat yang penting. Arrrrghhhh

Tidak bisa tidur karena gelap seharusnya hal itulah yang terjadi. Namun saking takutnya dengan gelap bantal yang saya peluk justru membuat saya nyaman. Batuk dan demam entah kemana. Seketika saya sudah tidak ingat apa-apa. Saya sudah tidur nyenyak tanpa syarat.

 

Advertisements

8 thoughts on “Tidur nyenyak, sebuah kemenangan tanpa syarat

    1. Tina Latief Post author

      itu baru awal mas Gie,
      Besok kalau dedek bayi sudah lahir wah makin seru hari-harinya mas Gie dan Mba Nunik..
      Itung-itung itu pemanasan dari dedek ๐Ÿ˜€

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s