Mengikuti Pilkada DKI 2012

EPERTI yang saya jadwalkan sebagai hari istimewa dalam tulisan saya bla bla bla, akhirnya saya bisa mengikuti PILKADA DKI hari ini, Rabu, 11 Juli 2012 setelah sebelumnya selesai mengikuti SNMPTN (dan sayang sekali saya tidak perlu mengikuti SIMAK UI 🙂 ) yang turut menjadi serentetan hari istimewa tahun ini.

“Done for general election” sms yang saya kirim kepada teman saya itu menandakan bahwa pukul 10.05 saya selesai melakukan pencoblosan di TPS terdekat. Tak lebih dari 5 menit proses pencoblosan itu selesai saya laksanakan. Mungkin karena masih pagi sehingga belum banyak orang yang datang ke TPS yang menurut data terdaftar sebanyak 350-an calon pemilih di TPS itu. Saya sendiripun masih masuk ke dalam 100 orang pemilih pertama, artinya ketika saya hadir belum ada separuh pemilih yang datang ke lokasi pemilihan.

PILKADA 2012 tidak jauh berbeda dengan pemilihan umum presiden. Kelengkapan pemilih seperti kartu pemilih, petugas TPS, bilik pemilih, tinta, kotak suara dan tentu saja form yang berisi 6 kandidat calon gubernur dan wakil gubernur terpilih juga lengkap tersedia. Pembedanya terletak pada system memilih yang kembali ke tahun sebelumnya yang mana form kandidat terpilih dicoblos, bukan dicontreng.

Yang menarik untuk diamati namun disesali bagi kelangsungan pembangunan Jakarta adalah minat dan pengetahuan warga yang sangat terbatas dalam menentukan siapa wakil daerah yang mereka idamkan untuk kelangsungan Jakarta. Bagi saya, momen politis seperti ini merupakan hal yang menyenangkan bagi saya karena suara saya ikut terlibat dalam menentukan kelangsungan pembangunan pada daerah tempat saya tinggal sekarang. Sangat disayangkan jika ternyata minat masyarakat paha hal-hal seperti ini masih sangat rendah, terlebih tidak tau sama sekali siapa kandidat yang bakal memimpin kota ini.

Bukankah spanduk, pamflet dan brosur yang memuat kandidat gubernur sudah terpasang dan tersebar di mana-mana? Lalu apa gunanya TV dan internet di zaman yang sudah canggih seperti sekarang ini kalau arus informasi mengenai kandidat gubernur saja tidak tau?

Advertisements

9 thoughts on “Mengikuti Pilkada DKI 2012

  1. evi

    Orang mungkin apatis Tin, nyoblos gak nyoblos toh gak banyak perubahan di Jakarta. tp kali calonnya banyak, emang sayang ya kalau tak dimanfaatkan utk ikut menentukan nasib kota mereka

    Like

    Reply
  2. Harmony Magazine

    Rada OOT nih…
    Tadinya daku pengen bersyukur kalo Jokowi kalah, biar bisa jadi Gubernur Jateng. 😀 Eh, ternyata malah kans menangnya gede. Sebenarnya ga rela sih Jokowi di Jakarta. 😦

    Like

    Reply
  3. SlameTux

    Sekarang Jakarta lagi berpesta dengan gemuruhnya Pemilihan Gubernur ya… Semoga yang terbaik dan yang bisa memberikan perubahan besar bagi jakarta yang akan memenangkan PILKADA tersebut…. Amin…

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s