Perlu mood yang baik untuk menulis

Bukan karena tidak ada ide yang lebih baik dari pada tulisan ini [dibaca: sampah], tetapi mood saya malam ini sedang tidak baik. Mungkin benar kata senior, tidak perlu aktif dalam ospek. Kaki kanan saya sudah mengerang protes. Lebam berwarna biru kemerahan sebesar koin seribuan jaman dulu yang kini menghiasi lutut saya sudah menjadi pertanda saya kelelahan. Ide saya tertunda.

Selain jasmani yang kelelahan ternyata malam ini saya lelah menghadapi mood saya yang tidak beraturan. Tugas ospek belum selesai, dan masih harus memikirkan pembagian jadwal kegiatan. Saya masih muda, tetapi kenapa jadwal hidup saya sudah seperti orang yang diburu rapat. Saya tidak bisa menulis dengan baik hari ini..

Advertisements

3 thoughts on “Perlu mood yang baik untuk menulis

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s