Semakin modern, makin banyak diferensiasi

“Orang-orang yang kita lihat disekitar kita sendiri adalah mahkluk yang agak berdiri sendiri, yang dalam berbagai hal bersama satu sama lain, akan tetapi dalam hal-hal lain banyak pula perbedaannya: mereka sejenis tetapi tidak sama. Makin tua mereka dan makin maju perkembangannya, makin besar dan makin banyaklah perbedaan itu. Mereka membeda-bedakan diri”. (Lysen, 1967:10)

Manusia modern lebih banyak diferensiasinya daripada manusia primitif, itulah yang ingin disampaikan Lysen. Anggota bangsa yang lebih maju menampakkan corak, sifat dan tabiat yang makin beraneka warna sehingga mampu melakukan bermacam-macam pekerjaan yang harus dijalankan dalam pergaulan hidup modern. Saya beranggapan, mungkin perbedaan pendapat yang menimbulkan banyak perselisihan juga akibat dari makin banyaknya diferensiasi pada setiap individu. Pertengkaran, perceraian, dan munculnya teori-teori baru sepertinya memang hasil dari makin banyaknya diferensiasi.

Mungkinkah orang yang bertengkar setiap minggu itu karena saking modernnya? 🙂

Saya harus melanjutkan membaca buku ini untuk menemukannya..

Advertisements

6 thoughts on “Semakin modern, makin banyak diferensiasi

  1. Harmony Magazine

    Berbeda pendapat bukan berarti bermusuhan. Namun seringnya banyak orang yang menggunakan pemikiran “with me or against me” sehingga memicu pertengkaran. Kebijaksanaan semakin diperlukan di era modern yang beragam ini. Kalo orang Islam sih kuncinya mudah, bisa dipahami deh bacaan basmalah. 😀

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s