Satu hari berkabut

Fog in Jakarta-DepokJika tidak ada jam sebagai penanda waktu, mungkin orang tidak akan bisa membedakan hari ini pagi atau sore. Jam di laptop saya menunjukkan pukul 3.47 menit ketika saya membuka laptop. Suasana diperbatasan Jakarta-Depok ini tidak berubah sejak tadi pagi.

Usai turun hujan, kabut tebal menyelimuti kota yang biasanya berhawa panas ini. Hujan yang mulai turun pukul setengah tujuh tadi memang tidak deras, tetapi hujan gerimis yang yang muncul sangat pekat. Ketika saya turun ke lantai dasar untuk makan siang pun tidak ada tanda-tanda kemunculan sinar matahari. Suasana Jumat ini sungguh tenang, sepi dan dingin.

Satu hari penuh perbatasan Jakarta-Depok tertutup kabut.

Advertisements

8 thoughts on “Satu hari berkabut

    1. Tina Latief Post author

      di tempat mba ely pastinya iya..
      kalau buat sepedaan cocok mba, terus kaki terkena percikan embun, ahhh so wonderful..

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      Tuh kan,gara-gara kabut seharian saya jadi lupa hari. Betul mas, ini hari sabtu. Hehehe cukup membuktikan bahwa kalau tidak ada jam kita tidak bisa mengenali hari 😀

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      enak sekali mas bisa menikmati kabut setiap hari..
      pemandangan yang langka di Jakarta..
      makanya saya senang sekali melihat kabut di sini

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      wah pontianak jelas sudah hujan mas..
      jakarta biasanya hujan setelah pontianak..
      wah terimakasih sudah dikujungi.. salam pontianak 🙂

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s