Tentang mie instan

mie instant“Indomie ayam bawang itu cocoknya dengan ayam goreng dan sawi rebus, bukanya dengan sepiring nasi”

Saya sering berfikir, jika mie instan dimakan dengan nasi, yang tercukupi hanya karbohidrat saja. Sesat pikir namanya kalau sampai menyebut mie sebagai lauk.

Namun 4 orang yang saya temui mengaku kalau selama ini mereka makan mie dengan nasi hanya untuk terlepas dari rasa lapar saja, bukan atas dasar pemenuhan gizi, meskipun pada dasarnya mereka tau kalau tubuh tidak hanya perlu karbohidrat saja.

Mungkin, jika konteksnya saat ini untuk mendapatkan makanan sehat bergizi itu mudah,  makan mie instan dengan nasi boleh jadi sesat pikir. Namun karena faktanya tidak semua orang bisa mendapatkan makanan sehat bergizi malahan ada pula yang tidak cukup makan, saya pikir ini sebuah penyesatan ke arah yang benar.

Yang penting kenyang..

Advertisements

17 thoughts on “Tentang mie instan

  1. JNYnita

    Di FKG, ada bagian Penyakit Mulut yang setiap lewat stase itu bikin sukses gak mau makan mie instan, ikan teri, dan ngerokok. Karena mahasiswa ngelihat langsung hasil penyakitnya, hiiiii… Aku sih gak parno makan mie, cuma gak sering2 lah…

    Like

    Reply
      1. Tina Latief Post author

        saya yang belum ngelihat penyakitnya saja sudah neg mba kalau banyak-banyak
        Apalagi kandungan bumbu yang kental terkadang membuat mulut terus berbau mie..

        Like

      2. JNYnita

        yang paling sering di area gigi & mulut Karsinoma Nasofaring, yang paling parah yang pernah aku lihat sampai langit-langit mulutnya bolong & bau mulut banget nget!! sampai butuh 2 masker & masih kecium juga…

        Like

  2. Harmony Magazine

    Baiknya mie instan hanya dimakan dalam keadaan darurat saja. Saya sih sedia mie instan, tapi saya batasi cuma 6 biji untuk satu bulan. Terkadang kalo bangun kepagian, jam 3 gitu suka kelaparan. 🙂

    Daripada makan mie instan pake nasi, mending nasinya digoreng. Sama-sama dapet karbohidrat doang kan… lagipula rasanya lebih gurih nasi goreng kalo pake margarin. Nyam nyam deh…

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      iya mas, orang indonesia misalnya makan baso kuah nanti ujung-ujungnya lari ke dapur nyari nasi..
      makanya ngga heran juga kalau mie dikasih nasi. Nah tapi kalau konteksnya kelaparan? ya bisa sih membantu.. 😀

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      dulu mas kuliahnya dimana?
      hehehe memang, anak kost suka nyimpen makanan instan seperti mie..
      saking banyaknya sampai identik sama mie..

      Like

      Reply
      1. delakeke1

        dulu kuliahnya di Bandung, di STT Telkom, yg skrg ganti nama jadi IT Telkom,
        Kalau ingat mie, jadi ingat teman dari papua, dia ngeborong 2 duz mie, karna di kampungnya sangat mahal mie, mumpung murah katanya, hehe

        Like

      2. Tina Latief Post author

        yang seperti ini memang selalu mengingatkan mas.. keunikan masa-masa kuliah..
        ya ampun, padahal di sini mie itu sudah menjamur..
        bahkan sampai dinotifikasi agar tidak banyak makan mie instan..
        sayangnya mie yang cukup aman lebih mahal harganya..
        dan kemungkinan akan lebih mahal lagi di papua

        Like

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s