Tahun baru, hangout, trumpet, midnight, wake up late?

happy new year

Cuaca di Jogja semalam memang tidak terlalu mendukung perayaan malam tahun baru yang kebanyakan outdoor. Pukul 21 saya justru asyik dengan film-film di laptop. Teman-teman yang rencananya mau datang tidak jadi berkunjung. Hujan lebat dan dingin hebat cukup mengurungkan niat untuk pergi jalan-jalan malam ini.

Kalau menuruti jiwa muda sih maunya hangout, trumpet, midnight dan wake up late, tapi kalau dipikirkan lagi sayang kalau di awal tahun baru justru sakit berhari-hari usai perayaan malam tahun baru yang usianya hanya beberapa jam. Kalau sakit, bagaimana resolusi yang dibuat menjelang pergantian tahun bisa terlaksana dengan sempurna?

Hujan telah reda, matahari sudah bersinar dari ufuk timur. Saya bersyukur pagi ini masih bisa bangun pagi dalam keadaan sehat dan bersemangat. Wellthis is new year and I heard someone blowing a trumpet. Selamat tahun baru 🙂

Advertisements

17 thoughts on “Tahun baru, hangout, trumpet, midnight, wake up late?

  1. Muh Nahdhi Ahsan

    Pun saya juga menikmati malam tahun baru dengan sekedar membakar Jagung dengan teman-teman saya. Tapi tetap istimewa kok bakarannya, mau nggak tahun baru kalau saya yang bakar jagung tetep istimewa. *promo bakul jagung

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      oh sudah panen jagung ya mas?
      saya mau loh kalau dikasih, soalnya di sini belum ada jagung yang bisa dimakan 😀

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      Happy new year mas Cahya 🙂
      iya mas, saya di Jogja. Nanti malam mau nyobain lesehan di pemda gunungkidul sama teman-teman 😀

      Like

      Reply
  2. nengwie

    Tahun ini mah termasuk hangat, ndak seperti tahun lalu yg saljunya sampe selutut 😀
    Met berhari Selasa di tahun 2013, semoga apa yg diharapkan terwujud. Alles alles gute 🙂

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      wah saya mau loh mba wie kalau tukeran 😀
      mba yang merasakan hujan, saya mau deh yang salju-saljuan 😀

      btw, selamat tahun baru mba wie 🙂

      Like

      Reply
      1. Tina Latief Post author

        11 tahun? wow..
        kalau sudah selama itu sepertinya adaptasi tubuh sudah benar-benar berubah..
        cobain mba ke indonesia lagi 🙂
        main ke jogja, kebetulan saya sedang liburan ke jogja

        Like

      2. nengwie

        Tahun lalu 5 minggu teteh di Indonesia, lama di Bandung, trs ke Pemalang, trs main2 di pantai Jepara Bandengan 5 hari-an.
        Iya pengen banget ke Jogja, waktu itu pilihannya Jogja atau pantai, eehh anak2 pilih ke pantai.

        Like

  3. yoswa mardhikai

    gue bersyukur kepada ALLAH masih diberikan kesehatan dan tetap bisa bernyawa hingga saat ini. Gue masih diberi kesempatan tetap hidup untuk memperbaiki diri gue ,untuk bisa membuat bangga orang tua gue,dan supaya bisa berguna bagi orang-orang di sekitar gue. Semoga di masa depan perjalanan hidup gue dan mbak Tina lebih cerah dan minus linangan air mata 😀

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s