Petualangan di sore hari dan sebuah keberuntungan bertemu Mbah Mardi

BERUNTUNG sekali, cuaca sore di hari ke-5 saya di Jogja mengizinkan saya untuk berjalan-jalan. Bersama salah seorang teman, saya punya ide jalan-jalan ke hutan sambil menyusuri sungai yang sedang banjir. Pemandangan hutan di sebelah Barat dusun Gerjo cukup bagus bagi orang yang jarang melihat kehijauan. Sudah tiga tahun saya tidak menginjakkan kaki di tempat ini. Cukup geli rasanya menginjak lumpur saat menyeberangi jalanan yang becek. But it was fun, really. Setelahnya bahkan saya tidak peduli jika lumpur itu menempel sampai di celana dan baju.

Saya memulai perjalanan dengan pertama kali mengunjungi sumur legendaris di tengah hutan yang konon tidak pernah kering saat kemarau. Orang di pedesaan menyebutnya Sungai Oro-Oro Ciut; oro-oro ciut berarti lahan tak terjamah yang sempit. Memang benar, sumur itu terletak di sebuah tanah sempit yang jauh dari perkampungan.

Di sekeliling sumurnya terdapat pepohonan yang besar nan rindang. Saya beranggapan, mungkin inilah yang menyebabkan airnya tak pernah kering. Pepohonan di sini menyimpan air. Setiap kali musim kemarau dan sumur-sumur di perkampungan telah kering, sumur inilah yang menjadi penghidupan warga. Ajaib, sumur ini mampu menghidupi sampai 2-3 dusun.

Setelah puas mengunjungi Sumur Oro-Oro Ciut, saya melanjutkan perjalanan ke sungai. Sungai yang saya susuri bernama Sungai Pelape. Ketika saya kecil, saya pernah diajak kakek ke sini melihat orang yang sedang memandikan sapi.

Karena sedang banjir, aliran air di Sungai Pelape sangat deras dan berwarna cokelat keruh. Cukup menyeramkan melihat aliran sungai yang deras itu meski dari ketinggian. Saya tidak berani menyeberang ke seberang karena memang tak ada jembatan penyeberangan di sungai itu. Maka sayapun hanya menyusurinya di tepian. Sedikit nakal pula, saya terpaksa melewati kebun tanaman petani yang sedang mulai tumbuh 😀

Di perjalanan selanjutnya, tanpa disangka, saya bertemu dengan Kakek Mardi (dalam bahasa Jawa: Mbah Mardi), teman sekaligus kerabat dekat, yang sedang pulang dari meladang. Mbah Mardi adalah salah seorang petani di dusun Gerjo yang letak rumahnya persis disebelah Timur hutan yang sedang saya jelajahi sore ini. Saya mengenal beliau sebagai teman kakek semasa masih tinggal di desa. Beliau sering datang ke rumah dan bercerita banyak; dan biasanya ia akan menagih kopi buatan saya.

Cerita dan pengalaman hidupnya adalah bagian yang paling saya suka dari Mbah Mardi. Meskipun usianya sudah lanjut, Mbah Mardi tetap bersemangat, ramah dan gemar bercanda. Di usianya yang sekarang ini beliau masih aktif bertani seperti yang menjadi kultur masyarakat di sini, pekerja keras. Saat saya jumpai di persimpangan jalan setapak ini, Mbah Mardi tengah usai menyeberangi sungai yang sedang banjir. Beliau membawa tongkat kayu dan peralatan berkebun.

Selama petualangan itu, saya mengamati banyak perubahan yang terjadi selama tiga tahun terakhir. Ada banyak hal yang berbeda dari tempat ini, misalnya seperti susunan pohon yang tumbuh, kehidupan masyarakat desa, kondisi jalan serta bangunan di dalamnya. Begitu pula dengan Mbah Mardi, beliau pun sudah semakin tua dan lemah. Entah kapan lagi saya bisa bertemu dan mengobrol lagi bersama Mbah Mardi seperti dulu. Saya hanya berharap agar Tuhan senantiasa menjaga kesehatan Mbah Mardi dan tentu saja keasrian tempat ini.

Hari sudah mulai petang saat saya bertemu dengan Mbah Mardi. Untuk itu, saya pun memutuskan untuk mengikuti Mbah Mardi, pulang. Sebetulnya, masih banyak keinginan saya untuk menjelajahi tempat di sekitar sini. Namun hari sebentar lagi gelap dan nampaknya hendak turun hujan.

Sayapun kembali ke rumah, mandi dan beristirahat untuk melanjutkan petualangan di esok hari.

©Tina Latief 2013

Advertisements

5 thoughts on “Petualangan di sore hari dan sebuah keberuntungan bertemu Mbah Mardi

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s