Masalah para dosen

Masih bicara tentang dosen. Memang tidak semua dosen itu bagus. Beberapa bagus, beberapa lainnya kurang bagus. Karena saya mahasiswa, tentu konteks ini adalah tentang bagaimana seorang pengajar bisa menyampaikan kuliah dengan baik kepada mahasiswanya.

Kalau masalah pengetahuan dan kepandaian, baiklah saya kira mereka punya itu. Kalau tidak mana mungkin bisa lulus dari Harvard menyandang gelar cumlaude? atau lulusan-lulusan terbaik lainnya. Lihat gelar di depan atau dibelakang namanya. Wow bukan?

Kalau mendengarkan riwayat perjuangan mereka menempuh pendidikan dulu, saya akui perjuangan mereka tidaklah mudah. Mereka harus belajar dengan sebaik-baiknya untuk lulus dengan nilai terbaik. Yang saya sayangkan adalah, sebagai tenaga pegajar yang berpengetahua tinggi, mereka justru sulit menyampaikan ilmunya kepada kami-kami yang masih belum tau apa-apa. Saya membaca kesulitan beberapa pengajar menyampaikan materi kepada kami karena tidak bisa mengkomunikasikan dengan baik. Kalau mereka bukan tenaga pengajar yang memiliki amanah menyampaikan saya pikir tidak masalah, nah ini? apakah dengan seperti itu artinya mereka telah benar-benar menyampaikan?

Saya jadi ingin tahu, ketika saya mengatakan saya tidak bisa menangkap maksud dosen A, dosen B, apakah mereka menyadari bahwa saya dan teman-teman tidak bisa mengerti? Pernahkah mereka berpikir seperti itu? Bukankah sebenarnya ini masalah bagi mereka?

Advertisements

6 thoughts on “Masalah para dosen

  1. SlameTux

    Okey… memang sebagian tenaga pengajar (dosen) belum tentu bisa menyampaikan ilmu yg mereka miliki kepada mahasiswanya. terkadang dan bahkan keseringan dosen menganggap mahasiswanya mengerti dengan bahasa tinggi yg mereka gunakan, padahal dilihat dari sisi mahasiswanya itu sendiri belum tentu mengerti dan bahkan gak mengerti sama sekali. ilmu sebaiknya disampaikan secara baik dan benar serta gak perlu menggunakan bahasa yg terlalu tinggi agar mudah dimengerti dan mudah untuk dipahami. tenaga pengajar memang maunya sendiri, yang penting dia telah menunaikan kewajibannya. sungguh geregetan diajari dosen yang seperti itu… ๐Ÿ˜ฆ

    Like

    Reply
  2. E-One

    Ada yang mengatakan bahwa orang yang pintar, bisa mengerti ilmu apa saja, tapi untuk dirinya sendiri. Orang yang cerdas bisa menyampaikan ilmu itu dengan bahasa yang sederhana sehingga dimengerti orang lain. Kiranya dosen yang kurang bisa menyampaikan kepada mahasiswa itu semacam orang pintar yang kurang cerdas. ๐Ÿ™‚

    Like

    Reply
  3. JNYnita

    di kampusku hrs belajar aktif, jd klo nanya dosen pun harus punya prior knowledge baru bs nanya, klo nanya sesuatu tp kosong melompong, bakal kena marah..
    aku sih gak tergantung bagaimana cara dosen mengajar.. karena sebagian besar kuliah mimbar adalah setelah mahasiswa diskusi PBL, jadi kuliah mimbar, kalau di FKG disebutnya pleno adalah untuk menyamakan persepsi antara dosen-mahasiswa & sesi tanya jawab…

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s