Enak dan tidak enak

Tinggal di kamar yang berada di lantai atas itu enak. Ketika fajar mulai menyingsing, kitalah orang pertama yang menjadi saksi munculnya mentari pagi yang muncul dari ufuk Timur. Begitu pula saat senja, kitalah orang pertama dan leluasa melihat keindahan matahari terbenam di Barat. 

Tetapi tinggal di kamar atas itu juga tidak enak. Ketika datang hujan disertai angin kencang dan petir yang membahana, kita juga menjadi orang pertama yang melihatnya, menjadi yang leluasa dipertontonkan dengan aksi si lidah api. Bagaimana kilat menyambar-nyambar disertai bunyinya yang membuat jantung hampir rontok, serta angin kencang yang membuat jendela bertabrakan di dinding kamar. 

Enak, tetapi juga tidak enak..

Ngomong-ngomong, mengapa hujan ini durasinya lama sekali. Dari sore tidak kunjung reda juga..

Advertisements

4 thoughts on “Enak dan tidak enak

  1. nengwie

    Kalau dapat apartemen di atas, dan kebetulan orang bawah ngga rese itu senang, tapi begitu tetangga bawah agak rese..duuuhhh sutris berat deh..
    Pengalaman soalnya, dapat tetangga yang agak aneh dulu.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s