Angkot jarang

Naik angkot sekarang makin susah. Terutama menjelang sore.
Banyak angkot yang tidak beroperasi karena tidak ada penumpang.

Sekarang orang sudah beralih ke sepeda motor yang dirasa lebih irit dan mempermudah mobilisasi. Orang jadi enggan naik angkot. Maka dari itu, pekerjaan sopir angkotpun banyak yang sudah ditinggalkan…

Advertisements

2 thoughts on “Angkot jarang

  1. mhilal

    Ini memang aneh. Kenapa ongkos perjalanan di kota menjadi lebih murah pakai kendaraan pribadi? Padahal, biang macet dan polusi itu ya kendaraan pribadi.
    Saya juga mengalami hal yang sama. Di kota Malang, biaya naik angkot dari terminal Arjosari ke terminal Gadang Rp. 7000,- (waktu itu harga bensin masih Rp. 5000,-). Kalau naik sepeda motor, pulang-pergi Arjosari-Gadang tidak sampai habis seliter. Orang yang masih berpikiran sehat tentu lebih memilih kendaraan pribadi ketimbang naik kendaraan umum. Lha wong lebih murah kok.
    Akibatnya bisa ditebak: Kota Malang adalah kota yang rentan macet. 😦

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s