Musim mangga

sambal tina
Saya tidak hapal dengan musim buah-buahan. Tapi mangga di samping kamar ini sedang berbuah hebat. Jadi ini pasti sudah mulai musim mangga.

Mangga yang sedang berbuah di sini kebetulan jenis mangga Manalagi yang ditanam dengan sistem cangkok. Buahnya besar-besar, banyak lagi. Katika jendela kamar dibuka, wuii…, rasanya air liur ini keluar semua. Tidak tahan melihat buahnya yang bergantungan gemuk-gemuk itu.

Saya membayangkan membawa cobek, lengkap dengan bumbu rujak ke bawah pohonnya. Kemudian saya akan memetik beberapa, lalu membuatnya menjadi rujak. Betapa nikmatnya siang-siang menikmati rujak sambil ngobrol dengan teman-teman.

Sayangnya, mangganya belum cukup tua untuk dibuat rujak. Kemarin waktu saya iseng memetik beberapa, rasanya masam sekali, ditambah belum punya biji.

Hihihi, meskipun air liur ini sudah menetes-netes, agaknya saya harus bersabar hingga si mangga benar-benar cukup tua.

Bagaimana di tempat Anda, sudah musim mangga?

Advertisements

12 thoughts on “Musim mangga

    1. Tina Latief Post author

      iya mba, tapi ini belum ada bijinya, jadi masam sekali. Bikin saki perut..
      Jadi harus menunggu hingga cukup tua..

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s