Musim hujan telah tiba

Panas terik yang minggu-minggu kemarin sempat membuat kepala pening-pening akhirnya digantikan dengan dinginnya guyuran hujan.

Di sini udah hujan. Lebat banget. Hehehe

Saya menghela nafas,bersyukur. Akhirnya Jogja hujan juga. Setelah berminggu-minggu seperti dipanggang, akhirnya suasana mulai mendingin dengan turunnya hujan pertama. Bahkan Mom pun ikut bersorak “Wuih, udah mulai hujan”. Sekarang petani-petani mulai bisa bercocok tanam kembali, dan tentunya orang yang mengirim pesan ini bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, tidak melulu kepanasan ūüôā

Tidak mau ketinggalan, sekitar pukul tiga kemarin, Depok menyusul diguyur hujan lebat. Hujannya bercampur angin disertai petir yang menyambar-nyambar. Semuanya jadi basah kuyup, bahkan jalanan sampai tidak terlihat karena tergenang banyak air.

Sayangnya saya tidak sempat menyadari kedatangan si hujan. Keasyikan mondar-mandir di salah satu pusat perbelanjaan membuat saya lalai akan tanda-tanda turunnya hujan. Akhirnya, sore itu terpakulah saya di sana menanti hujan reda selama berjam-jam. Sambil melamun, saya teringat payung yang tergantung manis di sudut kamar. Lain kali harus saya ingat, sedialah payung karena ini sudah musim penghujan.

Apa kabar Ki Sanak? Apakah di tempat Ki Sanak sudah turun hujan?

Advertisements

3 thoughts on “Musim hujan telah tiba

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s