Tokek

image

Tokek di rumah sudah ada sejak lama. Sepertinya malah sudah beranak pinak di situ. Dulu jumlahnya banyak,  namun belakangan ini jumlahnya berkurang. Mungkin tinggal satu.

Dulu orang rumah sering mengejar-ngejar tokek untuk dibunuh karena keberadaannya menimbulkan kotoran di mana-mana. Namun belakangan saya malah senang dengan binatang penghuni atap itu. Di rumah yang sepi seperti ini suaranya yang khas itu justru menjadi penghibur sepi.
Tokke tokke…

Tapi sebenarnya saya penasaran dengan suaranya. Keseringan mendengarkan suaranya, saya jadi tau kalau sebetulnya suara tokek tidak melulu ‘tokke.. tokke’. Kadang saya mendengarnya sebagai kombinasi bunyi yang lain seperti ‘tekkorrr’ atau ‘cekkoo’.

Kalau demikian bunyinya mungkin orang seharusnya menamakannya tekor atau ceko, bukan tokek.
Coba dengarkan suaranya, mungkin dulu orang yang pertamakali menamakannya salah dengar. Jika binatang itu memiliki suara lain, mungkin kita bisa menemukan nama yang lebih tepat untuk binatang merayap itu.

Nah, apa yang Anda dengar? Hehehe…

Advertisements

8 thoughts on “Tokek

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s