Temukan Kembali Cinta Pertamamu dengan Aplikasi Join Alumni & School Friends

img-20140625-wa0020BERKOMUNIKASI dengan teman-teman lama/alumni kini menjadi penting ketika orang-orang seperti saya memiliki kegemaran bernostalgia -mengenang masa kebersamaan di SMA, kejayaan OSIS di SMP, atau kekonyolan di masa sekolah dasar misalnya. Itulah mengapa kehadiran aplikasi Join Alumni & School Friends turut menjawab kebutuhan pada sebuah aplikasi yang diharapkan mampu menjembatani komunikasi dengan teman-teman lama yang tersebar di banyak wilayah.

Karena modern ini jarak sudah tidak seharusnya menjadi halangan untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi. Ditambah akses internet yang murah dan mudah dijumpai di mana saja, sangat mungkin bagi kita untuk bisa selalu terkoneksi dengan siapapun dan di manapun.

Join Alumni & School Friends merupakan sebuah jejaring yang baru-baru ini dirilis dengan misi mempertemukan kembali jutaan user mobile di Indonesia dengan teman lamanya dengan cepat. Dalam waktu 2 minggu, Join telah menyerap perhatian publik hingga lebih dari 10.000 pendownload. Hal ini membuktikan bahwa Join Alumni Team mampu memahami apa yang dibutuhkan publik saat ini. Alasan pendidikan, tuntutan pekerjaan dan lain sebagainya yang menjauhkan dengan sahabat dan keluarga menjadi salah satu alasan mengapa sayapun tidak mau ketinggalan mencicipi aplikasi buatan anak-anak Jogja tersebut. 

Dengan masuk pada menu Playstore, aplikasi ringan berukuran 6,46MB tersebut berhasil terpasang dan siap dijalankan di ponsel Samsung android saya.

Di halaman depan, kita diperkenalkan dengan 4 kategori jejaring pertemanan yakni kategori Elementary, Middle School, High School, dan University. Dengan mengisikan data pada masing-masing kategori, kita akan dipertemukan dengan 4 keluarga besar yang terdiri dari teman-teman maupun alumni Sekolah Dasar, SMP, SMA, dan Universitas.

Nah, bagaimana Join menemukan teman? Join menyediakan dua cara dalam menemukan teman, pertama dari daftar nomor ponsel di kontak, kedua melalui Facebook.

Join Alumni Team memahami bahwasannya Indonesia adalah negara yang mendominasi statistik media sosial di dunia. Sekarang ini, siapa yang tidak menggunakan akun Facebook sebagai penghubung komunikasi jarak jauh? Indonesia adalah negara yang memiliki 20 juta pengguna Facebook lebih banyak dari pada UK. Menggakses data Facebook untuk menemukan teman adalah ide brilian.

Sayangnya Join kurang memahami personal Indonesia yang sangat peduli dengan privasi. Seperti yang kita tau, tidak semua orang mau membuka identitas asli di jejaring Facebook. Ada banyak sekali nama, alamat, jenjang pendidikan dan lain sebagainya yang dipalsukan. Lantas apakah hal tersebut tidak menjadi masalah? Karena saat saya mencoba melakukan pencarian melalui Facebook, Join tidak menemukan satupun teman Sekolah Dasar saya. Masalahnya tidak ada diantara teman-teman saya yang menyebutkan informasi tersebut di Facebook.

Pertanyaan lain yang terbesit di benak saya, bagaimana dengan nomor dan akun yang sudah tidak aktif? Apakah join juga mempertimbangkan akun dan nomor yang sudah tidak digunakan lagi lantas memberikan pilihan pada user terkait informasi yang ia dapatkan? Saya kira Join belum mempertimbangkan hal tersebut.

Selain itu, hambatan lainpun datang ketika setting layar pada saat mode pencarian tidak menyala. Join memerlukan proses yang lama dalam proses pencarian teman. Hal tersebut membuat tampilan layar pada ponsel padam. Masalahnya ketika user berusaha membuka kembali laman yang telah dinantikan, laman justru kembali ke awal di mana user akan melakukan pencarian. Apakah setiap user harus mengulang-ulang pencarian dengan cara seperti ini?

Mendapati hambatan-hambatan seperti ini, Join jelas masih kalah bersaing dengan akun jejaring lainnya seperti Path dan Facebook.

Facebook dan Path lebih dulu populer dibanding Join. Kedua akun tersebut berhasil menarik ribuan pengguna karena memiliki keistimewaan tersendiri. Nah, bagaimana dengan Join? Jika Join tidak menghasilkan sesuatu yang berbeda, yang tidak lebih menarik dari akun seperti Fb dan Path, lalu apa beda Join dengan kedua akun tersebut? Sementara minat saat ini jelas unggul di kedua akun jejaring tersebut.

Bagi saya, paling tidak Join bisa membuat nyaman penggunanya. Sebagai aplikasi baru, Join harus bisa membuat orang jatuh cinta ketika menggunakan pertama kalinya. Tdak hanya sekedar menemukan dan menghubungkan dengan teman-teman lama, bahkan menumbuhkan kembali cinta yang telah lama dengan cara yang tidak biasa saya kira mudah-mudah saja. 🙂

Semoga mendatang Join lebih mantap menemukan gregetnya.

Advertisements

17 thoughts on “Temukan Kembali Cinta Pertamamu dengan Aplikasi Join Alumni & School Friends

  1. Pakies

    wah ini kudu punya hape android dong, padahal hape saya jadul cuman emes sama call saja.
    Anehnya, meskipun saya sering berinteraksi lewat sosmed dengan teman-teman sekolah, sampe sekarang belum pernah ikutan reuni. Selalu ada saja kendala untuk ikutan. Yah maklumlah sebagai pedagang pasar

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      saya belum menemukan informasi apakah Join bisa diinstal di pc seperti watsapp atau tidak mas.. Tapi semoga saja mendatang Join lebih inovatif..

      Like

      Reply
  2. nurme

    Wuaah dulu saya seperti ini, tapi lama-lama ketika group sudah terlalu banyak ngobrol ngaler ngidul dan menjadikan sarana ini untuk cilok dengan masa lalu padahal mereka sudah punya kelaurga, membuat saya left group Tin..

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s