Spanduk Rokok

20140128_132920.resized

 

Spanduk besar berisi iklan rokok LA di Playen. Silakan dibaca, dimengerti, dan diresapi sendiri..

Selamat siang..

Advertisements

8 thoughts on “Spanduk Rokok

  1. Iwan Yuliyanto

    “Merokok Membunuhmu”

    Terbukti benar, bahwa 5 Marlboro Man meninggal dunia karena kanker paru-paru, jadi iklan rokok yang menggambarkan perokok itu macho, hero, dan tinggi kesetiakawanan sosialnya adalah PALSU.

    Koreksi untuk billboard di atas, seharusnya iklan rokok itu tidak memvisualisasikan orang merokok.

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      nah saya setuju dengan mas iwan..
      ketika orang mensosialisasi tentang larangan merokok atau dalam arti sesungguhnya ajakan untuk menjada fungsi organ manusia dengan baik mengapa justru disosialisasikan dengan cara negatif..
      mengapa tidak menggunakan gambar yang bersifat positif..
      kalau kesannya saja sudah negatif, maka yang tertanam ke masing-masing orang juga pasti negatifnya..

      Like

      Reply
      1. Iwan Yuliyanto

        Betul. Padahal sudah jelas aturannya dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 19 tahun 2003 tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan

        Pasal 17:
        Materi iklan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) dilarang:
        huruf c:
        “memperagakan atau menggambarkan dalam bentuk gambar, tulisan atau gabungan keduanya, bungkus rokok, rokok atau orang sedang merokok atau mengarah pada orang yang sedang merokok;”

        Pelanggaran lain yg sering kita jumpai adalah pada pasal 17 huruf b:
        “menggambarkan atau menyarankan bahwa merokok memberikan manfaat bagi kesehatan;”

        Misalnya dg pelembutan istilah shg menyesatkan informasi: “low tar”, “light”, “mild”, “ultra light” kesannya ramah banget bagi kesehatan dan suegerr, padahal tidaklah demikian.

        Like

      2. Tina Latief Post author

        betul mas..
        saya pikir, kita terbiasa melarang, berkata tidak, dan membuat sesuatunya menjadi negatif. Jadi orang sudah terbiasa dan terbudaya dengan hal-hal yang negatif. Usul saya, mengapa slogan dan ikon di dalam poster tersebut tidak diganti dengan yang lebih baik. Misalnya dengan gambar keluarga bahagia, sehat, dan berprestasi.. Bukankah itu cerminan hidup dan tindakan positif..

        Like

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s