Mimpi yang Melelahkan

Dulu saya sering bermimpi pergi ke sekolah dengan alur cerita sudah mengerjakan PR namun setibanya di sekolah PR-nya tiba-tiba tidak ada, ketinggalan di rumah. Rasanya deg-degan dan gelisah karena takut dimarahi guru. Rasa deg-degan bertambah ketika berniat mengambil PR ke rumah ada banyak sekali halangan selama di jalan, entah itu tercebur sawah ataupun dikejar ular.

Semalam saya bermimpi serupa. Berniat pergi kampus, alih-alih tugas yang saya bawa malahan setumpuk cucian yang saya tenteng ke kampus. Hehehe, saya merasa geli ketika ingat bagian itu. Saya masih ingat, saya tidak langsung masuk ke kelas melainkan merendam cucian itu terlebih dulu di toilet. Dan ketika masuk ke kelas, saya baru menyadari kalau saya sudah terlambat dan tugas tidak terbawa.

Rasanya khawatir sekali. Dosen sudah datang, sementara soal matematika yang berjumlah 50 soal itu belum saya kerjakan lagi. Dan di saat genting tersebut, saya baru menyadari kalau saya tidak membawa tas, buku, dan pulpen. Maka di dalam kelas yang sudah terasa panas itupun saya hanya kebingungan mencari kertas folio dan pinjaman pulpen.

Fyuh.. sungguh melelahkan sekali mimpi seperti itu…

Advertisements

9 thoughts on “Mimpi yang Melelahkan

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s