Komunitas Jam Tangan Mati

Dulu saya pernah menuliskan fenomena celana ‘kebanjiran’ yang sempat menjadi trend fashion di Fisip. Kali ini saya ingin menuliskan sesuatu yang lain, sesuatu yang sama uniknya dengan cerita sebelumnya dan masih tentang orang-orang di Fisip tentunya.

Ini tentang jam tangan. Kalau Anda, mengapa Anda menggunakan jam tangan? Sebagai penunjuk waktu atau untuk menunjukkan kalau Anda punya barang branded?

Meskipun saya belum melakukan penelitian, tetapi dari pengamatan sehari-hari agaknya terlalu polos jika saya menganggap penggunaan jam tangan hanya sebagai keperluan penunjuk waktu saja. Pasalnya saya sudah menjumpai beberapa orang di Fisip yang setiap hari menggunakan jam tetapi jam tangan yang sudah mati. Tidak bergerak sama sekali. Jika demikian, artinya jam tidak lagi berfungsi sebagai penunjuk waktu bukan? Jadi untuk apa?

Terkait barang branded, menggunakan jam tangan kadang juga berfungsi sebagai idendtitas sosial. Siapa Anda terlihat dari apa yang Anda kenakan. Tetapi apakah fenomena yang saya sebut di atas termasuk bagian dari upaya menunjukkan identitas sosial? Coba kita lihat, selain barang mati, jam itu tidak bermerk sama sekali. 100% kw. Jadi bagaimana?

Tidak hanya komunitas pengguna barang branded, komunitas pengguna barang kw pun ternyata ada. Komunitas yang di dalamnya berisi orang-orang yang ingin eksis, terlihat modis, namun tidak cukup budget untuk beli barang-barang branded. Komunitas yang tidak bisa membiarkan pergelangan tangannya kosong melompong tanpa lilitan gelang atau jam tangan. Nah, orang-orang yang seperti ini tergabung ke dalam satu komunitas, entah sadar entah tidak. Dan bagi mereka hal itu biasa saja, sudah menjadi ciri khas yang melekat pada mereka. Alasan menggunakan barang mati itupun karena tuntutan komunitas, kembali lagi entah sadar entah tidak. Jangan sampai tangan kosong.

Advertisements

2 thoughts on “Komunitas Jam Tangan Mati

  1. xrismantos

    Aku pake jam tangan soalnya susah kalo pas lagi ngajar musti ngeluarin HP buat liat jam. Yaa akhirnya beli deh… Bukan merk high-end sih tapi ya ngga low-end juga yang penting mah fungsinya wkwkwk…

    Tapi aneh juga ya, pake jam mati. Buat apa gitu lho… Masa demi pengen gaya aja sampe segitunya. Aneh memang manusia itu yah…

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s