Gelombang, Petualangan Memecahkan Misteri Mimpi

1

Petualangan memecahkan misteri mimpi menguak jati diri.

HIDUP di tengah masyarakat Batak, Ichon, yang kemudian lebih sering disebut sebagai Alfa Sagala, tidak pernah menyangka sebuah upacara gondang akan benar-benar mengubah jalan hidupnya. Kemunculan sososk si Jaga Portibi dan mimpi-mimpi aneh di dalam tidurnya membuatnya diliputi misteri, terlebih ketika orang-orang sakti mulai berdatangan memperebutkan dirinya.

Misterinya menjadi semakin rumit tatkla di dalam setiap tidurnya nyawa adalah taruhannya. Sementara orang berharap untuk segera terlelap, Alfa harus terus terjaga agar mimpi-mimpi itu tidak datang membunuhnya. Ada sesuatu di dalam dirinya.

Petualangan memecahkan misteri mimpinya berlanjut tatkala ia merantau sebagai imigran ilegal di Amerika. Pertemuannya dengan Nicky dan Dr. Colin di Somniverse membuatnya semakin teguh untuk menguak apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Maka bertolaklah ia ke Lembah Yarlung, Tibet, menemui dr. Kalden Sakya demi sebuah petunjuk. Di sana ia berhasil mengetahui siapa dirinya sebenarnya. Namun petualangan masih meninggalkan sepenggal misteri tentang sosok Ishtar, the legendary one night stand yang sempat hadir di dalam mimpinya.

Pada awal mula membaca seri pertama buku ini saya tau, novel ini bukan novel biasa. Sehingga, tak ubahnya para tokoh di dalam cerita yang berupaya memecahkan misteri hidupnya, sebagai pembaca setia seri Supernova, saya pun turut menerka-nerka petunjuk apa yang akan muncul pada kisah berikutnya.

Melalui Gelombang, pada akhirnya petunjuk itupun dimunculkan. Di sini saya mulai bisa membuat prediksi bagaimana kelanjutan cerita tokoh-tokoh seperti Bodhi (Akar), Elektra (Petir), Zarah (Partikel), dan Ferre (Ksatria). Atau siapakah sebenarnya sosok Ishtar, Gio, Diva, ataupun Kell.

Meskipun demikian sudah terlihat, di sini Dewi Lestari tidak ingin memuaskan pembacanya, melainkan membuatnya semakin penasaran dan mungkin kecewa. Sesuai dengan skenario yang telah dipersiapkan sejak 2001—skenario yang sempurna, menurut saya. Mendadak saya tidak sabar menunggu novel keluaran baru Dee, Intelegensi Embun Pagi.

©Tina Latief

Advertisements

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s