Let’s Challenge the Day with One Day One Journal!

WednesdaySAYA SUDAH SERING MENEMUKAN orang yang membuat challenge atau tantangan terhadap kegiatan atau hobi tertentu. Sebut saja one post a day, weekly photo challenge, 100 books for year, mari lari! dan lain sebagainya. Mulanya saya tidak mengerti, apa tujuannya orang membuat challenge. Namun kemudian saya memahami bahwa challenge itu dibuat untuk mendorong kegiatan atau hobi seseorang menjadi lebih produktif dan berkualitas. Ide yang bagus, pikir saya. Dan di sini saya terinspirasi dan ingin membuat challenge, setidaknya untuk diri saya sendiri.

Sebagai seorang akademisi, saya menyadari bahwa kehidupan saya tidak bisa terlepas dari membaca, kegiatan riset dan publikasi. Ibarat ketiganya adalah makanan sehari-hari. Akan tetapi, seperti halnya orang makan, yang di makan setip hari belum tentu makanan-makanan yang berkualitas, bahkan malah bisa tidak makan sehingga outputnya pun tidak berkualitas.

Di sinilah saya merasa bahwa saya perlu memperbaiki pola “makan” tersebut. Saya ingin menjadi lebih baik yakni dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas membaca. Yang ingin saya baca bukanlah sekedar buku-buku kuliah, namun yang saya bicarakan ini adalah tentang membaca jurnal ilmiah internasional.

Mengapa jurnal internasional?

Saat ini, UI khususnya Departemen Sosiologi sedang mengajarkan untuk membuat tulisan yang baik, terutama untuk menulis paper hingga penulisan tugas akhir atau skripsi. Nah, masalahnya kebanyakan mahasiswa termasuk saya masih minim di dalam membaca jurnal internasional. Sementara jurnal internasional adalah bahan rujukan utamanya.

Masalah itu saya duga karena terkait kendala bahasa dan tingkat keabstrakannya, sehingga orang malas bahkan enggan membacanya. Oleh karenanya, meskipun sulit, saya tetap memaksa diri saya untuk bisa memahaminya dalam waktu yang singkat. Untuk itu saya menantang diri saya, bagaimana jika setiap hari membaca satu jurnal kemudian membuat reviewnya dan menuliskannya dengan bahasa yang mudah di dalam blog?

Sangat menantang bukan? Jelas, ini bukan sekedar tantangan. Sesaat saya bergidik. Membayangkannya saja mungkin sudah membuat ingin muntah.

Akan tetapi, di sinilah menariknya. Tantangan adalah sesuatu yang memang menantang, kan… Kalau terlihat biasa, bukan tantangan lagi namanya. Jadi mari kita mulai tantangannya.

Let’s Challenge the Day with One Day One Journal!

logo

©Tina Latief 2015

Advertisements

5 thoughts on “Let’s Challenge the Day with One Day One Journal!

  1. Raaifa

    Pa kabar mba Tina, lama ga mampir. Benar mba, dengan banyak membaca jurnal terkait, efeknya akan terasa dalam menambahkan pemahaman kita terhadap suatu permasalahan Dima kita mengetahui dari berbagai macam sudut pandang secara ilmiah. Ini biasa saya lakukan jk ingin memahami sesuatu secara lebih luas. Sayang saya punya sedikit permasalahan kl jurnal bahasa asing :p . Sementara kl jurnal bahasa indonesia, kendala dalam masalah akses yg masih terbatas,, 🙂

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      Halo mas, ah iya lama sekali saya ngga mampir…

      saya malah ngga ada akses yang bahasa Indonesia mas.. kalau di jurnal internasional bisa diakses lewat Jstor dan situs jurnal lainnya..

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s