Potret Sisa Bencana Merapi

IMG_20170224_085033_959

TIDAK mudah untuk menceritakan kembali bagaimana peristiwa bencana alam yang terjadi pada tahun 2010 lalu. Kala itu Gunung Merapi di Yogyakarta tengah santer diberitakan keaktifannya. Tak lama setelahnya, kabar yang berkembang berubah menjadi bencana.

Peristiwa itu, menjadi duka bagi siapapun yang mengalaminya. Anggota keluarga, rumah dan harta benda, telah menjadi korban dalam bencana ini. Duka itu sampai saat ini masih bisa kita lihat pada sisa-sisa reruntuhan bencana yang diabadikan dalam sebuah pondok di tengah desa. Dalam kunjungan saya ke sana, saya sempat mengabadikannya dalam beberapa potret kamera.

 

 

Kondisi di dalam foto ini memang sangat memprihatinkan. Potret ini setidaknya menggambarkan bagaimana kondisi saat bencana, bagaimana awan panas dan lahar menghancurkan rumah beserta isinya, serta kehidupan sehari-hari masyarakat di sana.

IMG_20161013_220118Meskipun demikian, sebuah kehidupan baru mulai tumbuh di tempat ini. Di sekeliling pondok ini mulai muncul bibit-bibit wisata yang kelak tak lagi membuat orang berduka jika datang ke tempat ini.

Di tempat ini perlahan-lahan telah berkembang sebuah tempat wisata yang mengusung eloknya pemandangan di sekitar lereng Gunung Merapi. Keberadaannya pun mulai banyak mengundang sejumlah wisatawan baik wisatawan lokal maupun manca negara. Meskipun belum sepenuhnya tertata, namun tempat ini mulai banyak menjanjikan. Setidaknya begitulah yang dapat saya tuliskan. Dibalik sebuah duka, manusia akan belajar dan bangkit untuk menemukan kembali kebahagiaan dan makna dari sebuah bencana.

©Tina Latief 2015

Advertisements

One thought on “Potret Sisa Bencana Merapi

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s