How to Live Your Life when You are Single and a Girl

IMG_20170802_195358_311

Bagiku, hidup adalah… ketika kau bisa memutuskan sendiri bagaimana ingin hidup, menentukan sendiri porsi tanggungjawab yang ingin kau pikul dalam hidupmu.

SETIAP hari aku bangun pagi— meski tidak terlalu pagi. Lalu kubereskan kamarku, kuberi makan kucing-kucingku, dan setelahnya kubersihkan badanku, mandi, bersiap untuk pergi bekerja. Tak lupa aku menyiapkan sarapanku, segelas susu dan roti, atau teh hangat dan sepiring buah dan madu. Atau jika aku terlalu malas untuk menyiapkan sarapan, aku membeli bubur ayam kesukaan yang seringkali mangkal tepat di samping kantor.

Aku pulang kerja di sore hari. Sesampainya di rumah, aku memberi makan kucing-kucingku lagi, lalu mandi, istirahat dan makan malam jika masih lapar. Sebelum tidur, aku menyempatkan membaca buku, menulis, atau menonton film kesukaan. Di akhir pekan, aku berolahraga bersama teman-teman di klub lari, dan tak lupa untuk membawa pakaian kotorku ke laundry.

Itulah hari-hari yang sedang kunikmati sekarang…

Sebagai seorang gadis, aku merasa beruntung dilahirkan di era sekarang. Era di mana setiap wanita berhak mengakses pendidikan, mengekspresikan setiap gagasan dan ide-idenya serta bebas bermimpi setinggi-tingginya. Lebih dari itu, aku beruntung dilahirkan di era sekarang karena aku berhak menentukan nasipku sendiri tanpa perlu khawatir akan terkungkung oleh kehendak orang lain.

Sejak lulus sekolah menengah atas, aku sudah dibebaskan untuk menentukan jalan hidupku sendiri. Aku memutuskan pindah ke Ibu Kota, menempuh pendidikan tinggi di pusat pertukaran budaya dan pengetahuan terbesar di Indonesia. Setelah meraih sarjana, aku tinggal di kediamanku sendiri, memisahkan diri dari keluarga. Belajar layaknya anak-anak Amerika yang meskipun belum mapan sekalipun mereka sudah berani bertanggungjawab atas kehidupan mereka sendiri, menyewa rumah, mencari kerja, menghadapi semua persoalan sehari-hari dan belajar menjadi anggota masyarakat yang sesungguhnya.

Kini usiaku sudah menginjak kepala dua, dan aku masih gemar menjalani hidupku sendiri meski di antara teman-temanku sudah banyak yang memutuskan menginjakkan kaki pada jenjang kehidupan selanjutnya. Entahlah, aku masih senang berpetualang dengan kehidupan yang mana aku tidak dibebani banyak tanggungjawab. Aku masih suka menikmati saat-saat aku menyiapkan sendiri sarapanku, memanggang sendiri roti dan menyeduh tehku, atau saat aku nonton film-film yang aku suka bersama dengan teman kencanku.

Setiap hari bermain dengan tantangan yang harapannya membuatku semakin berkualitas dari waktu ke waktu. Berlatih untuk berdiri di bawah naungan namaku sendiri. Menjadi diri sendiri, memutuskan apa-apa yang aku inginkan seperti dengan siapa aku berteman, di mana aku bekerja, dan ingin menjadi apa.

Sekali lagi, aku beruntung dilahirkan di era sekarang karena aku bisa mengambil porsi tanggungjawab sesuai dengan keinginan dan kemampuanku sendiri. Membuat hidupku menjadi petualangan yang tidak akan pernah membosankan.

©Tina Latief, 2017

Advertisements

8 thoughts on “How to Live Your Life when You are Single and a Girl

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s