Category Archives: Crossing border

Sekelumit Cerita dari Pelosok Banten

Sebagian besar masyarakat di Desa Sujung menggunakan dan mengonsumsi air sungai yang tercemar limbah dan kotoran. Ini kabar buruk bagi masyarakat.

Provinsi Banten hingga saat ini masih menjadi sasaran pembangunan sanitasi Indonesia karena buruknya sanitasi di wilayah tersebut. Terutama untuk wilayah perdesaan yang notabene memiliki tingkat akses terhadap sanitasi layak yang sangat rendah jika dibandingkan perkotaan. Hasil analisa sampel air di Desa Sujung oleh Laboratorium Teknik Penyehatan dan Lingkungan Universitas Indonesia menunjukkan parameter air yang selama ini digunakan warga untuk kegiatan rumah tangga (air sumur dan air sungai) masih melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakart (PerGub). Berdasarkan hasil uji laboratorium, air yang digunakan warga masih banyak mengandungan zat-zat yang berbahaya seperti bakteri E.Coli, COD, TSS, BOD, besi dan mangan. Continue reading

Satu Hari Berguru Pada Pak Jenggot

imageSAYA jadi menyesal tidak menurut kata-kata Lala. Andaikata saya bersabar sejenak, mungkin makan siang yang saya pesan tadi tidak akan mubadzir karena tidak dihabiskan. Kini pikiran saya melayang, betapa arogannya diri saya. Sementara di luar sana masih banyak orang yang kekurangan pangan, di sini saya justru berhura-hura, membuang-buang makanan tanpa merasa berdosa. Continue reading

Petualangan di sore hari dan sebuah keberuntungan bertemu Mbah Mardi

BERUNTUNG sekali, cuaca sore di hari ke-5 saya di Jogja mengizinkan saya untuk berjalan-jalan. Bersama salah seorang teman, saya punya ide jalan-jalan ke hutan sambil menyusuri sungai yang sedang banjir. Pemandangan hutan di sebelah Barat dusun Gerjo cukup bagus bagi orang yang jarang melihat kehijauan. Sudah tiga tahun saya tidak menginjakkan kaki di tempat ini. Cukup geli rasanya menginjak lumpur saat menyeberangi jalanan yang becek. But it was fun, really. Setelahnya bahkan saya tidak peduli jika lumpur itu menempel sampai di celana dan baju. Continue reading

Menilik sisi kehidupan masyarakat Dusun Gerjo

Warga dusun Gerjo bergotong roong dalam rangka membangun jalan (cor blok)

RINDU dengan atmosfer sejuk daerah perdesaan, saya iseng membuka foto-foto lama yang saya kumpulkan beberapa tahun yang lalu di sebuah desa. Nama desa itu adalah Desa Grogol, desa yang merupakan bagian dari Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, dan terdiri atas 6 dusun yakni dusun Karangmojo A, Dusun Karangmojo B, Dusun Tungu, Dusun Grogol, dan Dusun Gerjo. Continue reading