Tag Archives: running

Running playlist of the week

Eksplor playlistmu dan mulailah berlari dengan musik.

PELARI takkan jauh-jauh dari musik, aku percaya itu. Musik berperan penting untuk menjadi teman berlari. Lebih dari itu, musik juga menjadi booster. Penyemangat.

Terutama saat kita mulai lelah di kilometer-kilometer terakhir, saat kita mulai terengah-engah dengan pace yang mulai naik turun. Melalui iramanya, musik bisa memperbaiki mood dan performa berlari menjadi lebih baik. Musik membuat lari menjadi lebih fun dan enjoyable. Continue reading

My First Run with Depok Running Buddy (DERBY)

SEKEMBALINYA DARI LIBUR PANJANG DI JOGJA, saya khawatir saya tidak bisa berlari lagi. Saya khawatir tidak punya teman lari. Karena bagi pelari pemula, ada baiknya jika saya memiliki teman atau mentor lari yang dapat memotivasi.

Saya takut, ketika tidak punya teman lari, saya akan dihinggapi penyakit malas untuk berlatih. Bayangkan jika rasa malas sudah menghinggap. Mungkin untuk membawa kaki ini melangkah keluarpun akan sangat sulit. Untuk itulah saya menurut kata teman saya “Carilah teman yang mau diajak berlari atau komunitas lari” begitu ucapnya.

Benar, sayapun mulai mencari teman. Dari mulai bertanya kepada teman kampus, hingga akhirnya berkenalan dengan anggota komunitas di Facebook, pada akhirnya Minggu kemarin saya bisa join dengan salah satu komunitas lari di Depok yaitu Depok Running Buddy (Derby).

20150314_075910_1

AIni adalah foto yang kami ambil tatkala usai berlari. Diantaranya saya baru mengenal Bang Jali (dari kiri nomor dua) dan Dony, teman saya sendiri (tengah). Sebenarnya ada banyak anggota Derby, kebetulan saja teman-teman komunitas sedang mengadakan ivent trail running di Salak, “Jadi banyak yang ngga datang”, kata salah seorang pelari.

meWell, bagi saya no problem. Saya sudah senang akhirnya menemukan teman lari. Dari sini saya bisa belajar berlari. Seriously, mereka jago-jago berlari.

Ngomong-ngomong, ini adalah record lari pertama saya dengan Derby kemarin. Dengan mengambil rute lingkar luar UI, pelan-pelan saya bisa membuntut teman-teman Derby berlari.

Meskipun sempat tertatih, tertinggal dengan teman-teman yang lain, senang rasanya bisa mengimbangi jarak lari sejauh ini. Saya tidak menyangka akan kuat berlari seperti ini. Meskipun pace-nya masih jelek, hehe, bisa terus berlari sampai di finish bagi adalah kepuasan tersendiri.

Satu hal lagi yang membuat saya senang, yaitu karena apa yang saya yakini telah terbukti. Running can absolutely chase away my pessimism. Makin semangat saja untuk berlari. Jadi #ayolari !

©Tina Latief

Berhasil Mencapai Kilometer 5

PUKUL 15.30 matahari masih cukup terik kemarin. Tetapi panasnya tidak menyurutkan semangat saya untuk terus berlari mengitari Bandar Udara Gading. Saya ingat, sudah menjadi niat saya untuk serius berlari. Meskipun nafas mulai tersengal, lutut mulai terasa goyah, di dalam hati saya terus berkata saya pasti bisa menahklukkan jarak lari sejauh 5.75 km (setara 2X keliling) tersebut.

Lagi-lagi saya pesimis akan bisa sampai di finish. Sebagai pelari pemula, ciut rasanya melihat track yang sebegitu panjangnya. Namun saya mencoba sabar, menganggap lari sebagai sesuatu yang menyenangkan. Sambil sesekali melihat wajah teman jogging yang tak henti menyemangati saya, tanpa terasa kurang dari 1 jam saya berhasil mencapai jarak 5.75km.

Yeah!

jogging 3

Senang sekali rasanya. Sebelumnya, saya belum pernah sekalipun kuat berlari hingga sejauh ini.

Pada akhirnya saya bisa mengalahkan pesimisme di dalam diri saya. Bahwa sayapun bisa berlari dengan jarak hingga lebih dari 5km.

Entah mengapa, sesudahnya saya merasa lebih percaya diri. Mungkin lebih tepatnya, kini saya mulai percaya pada diri saya bahwa sayapun cukup kuat untuk berlari dengan jarak yang cukup panjang. Muncul semangat menggelora ketika tantangan yang diciptakan sendiri berhasil dilewati. Kini saya tidak ragu lagi. Seberapapun jauh dan sulitnya, jika saya belum mencoba, saya tidak akan berkata tidak bisa.

Kuncinya adalah just do it!

©Tina Latief